Alhamdulillah… Asya Sudah Bisa Berjalan

7 Komentar

Alhamdulillah anakku…. Sungguh suatu kebahagiaan bagi kami ayah dan bundamu, diusiamu yang belum 11 bulan kamu sudah bisa berjalan ya nak. Yah walaupun masih tertatih, tak mengapa sayang.

Lagi

Ah… Anakku Belajar Berjalan

Tinggalkan komentar

Ah anakku…
Kamu mulai belajar berjalan nak, langkah-langkah telapak kaki mu terdengar lucu.

Tidak mengapa sayang, yah walaupun sedikit tertatih-tatih tetapi kamu terus berjalan dan berjalan.
Senyummu juga terus mengembang, hilangkan keraguan. Asamu tak pernah padam meskipun kamu jatuh bangun.
Lagi

Pengamen Jalanan Itu Menghujam Dadaku

Tinggalkan komentar


Waktu itu gue sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Karawang. Seperti biasanya kalo naik bus gue paling senang dan sangat mudah tertidur, maklum lah naluri orang kampung…heeee.

Tiba-tiba gue dikagetkan oleh suara pengamen yang dengan lantangnya mengucapkan salam. Dan setelah sedikit berbasa basi, pengamen itupun mulai bernyanyi.
Lagi

Ngaduk Dodol

2 Komentar


Lebaran tinggal bentaran lagi gan, tentunye udah jadi kebiasaan bagi kaum hawa yang udah berumah tangge ngisi kesibukan dibulan puasa dengan membuat kue lebaran.

Biasanye kue yang paling akrab mungkin kue nastar dan putri salju. Tapi bagi masyarakat Betawi sendiri, kue yang paling khas untuk lebaran kaga ada yang laen dah selaen Dodol.
Lagi

Tradisi Betawi Saat Lebaran… Pudarkah?

Tinggalkan komentar


Seorang wanita setengah baya terlihat membawa sebaskom ketan hitam dan semangkuk ragi memasuki ruang berukuran 3×4 meter di samping dapurnya. Tangannya dengan cekatan namun hati-hati menaruh ketan hitam yang telah dikukus di atas nampan beralaskan daun pisang.
Lagi

Belum Ada Judul

2 Komentar

Sebuah gerobak pemulung merayap diantara motor dan mobil-mobil mewah.

Gerobak itu ditarik oleh seorang laki-laki yang gw pastikan adalah sang kepala keluarga.
Menurut penilaian gw (biasanya sering salah) setelah sekilas melihat wajahnya, mungkin berusia antara 35 – 40 tahun.

Lagi

Nak…Kami Memberimu Nama “Asya”

14 Komentar

Nak….. Kami namakan dirimu….
” Asya Ainaya Izatunisa “
karena ingin sekali ayah dan bundamu ini menjadikan dirimu sebagai hamba-Nya yang berahlak mulia, yang memberi manfaat kebaikan sangat besar bagi sesama.

Lagi

Older Entries Newer Entries