Anakku… Sebelum Terlalu Banyak Kisah “Cinta” Kau Impikan, Izinkan Ayah Bercerita.

6 Komentar

Anakku ketika kamu besar nanti… Sebelum terlalu banyak kisah ‘cinta’ yang kau impikan, izinkan ayah menceritakan sesuatu.

Dulu, ayah tidak mengerti tentang apa itu cinta. Seiring dengan berjalannya kehidupan ayah di dunia, perasaan cinta itu mulai tumbuh. Anakku, tahukah kamu mengapa ia tumbuh?
Ia tumbuh karena kehangatan, kebaikan, dan kasih sayang yang diberikan kakek dan nenekmu dengan tulus…

Lagi

Asya Anakku… 1 Tahun Sudah Kamu Nak…

2 Komentar

Nak… Tak terasa setahun sudah senyum manis mu selalu menghiasi hari-hari Ayah dan Bunda. Kehadiranmu mengubah segalanya menjadi lebih indah, seperti matahari pagi sehabis hujan.

Lagi

Alhamdulillah… Asya Sudah Bisa Berjalan

7 Komentar

Alhamdulillah anakku…. Sungguh suatu kebahagiaan bagi kami ayah dan bundamu, diusiamu yang belum 11 bulan kamu sudah bisa berjalan ya nak. Yah walaupun masih tertatih, tak mengapa sayang.

Lagi

Ah… Anakku Belajar Berjalan

Tinggalkan komentar

Ah anakku…
Kamu mulai belajar berjalan nak, langkah-langkah telapak kaki mu terdengar lucu.

Tidak mengapa sayang, yah walaupun sedikit tertatih-tatih tetapi kamu terus berjalan dan berjalan.
Senyummu juga terus mengembang, hilangkan keraguan. Asamu tak pernah padam meskipun kamu jatuh bangun.
Lagi

Nak…Kami Memberimu Nama “Asya”

14 Komentar

Nak….. Kami namakan dirimu….
” Asya Ainaya Izatunisa “
karena ingin sekali ayah dan bundamu ini menjadikan dirimu sebagai hamba-Nya yang berahlak mulia, yang memberi manfaat kebaikan sangat besar bagi sesama.

Lagi

Istriku Sayang…. Selamat Ulang Tahun Yaaa..

3 Komentar

Bunda sayang…
Entah kalimat apa lagi yang bisa ayah ungkapkan untuk menyatakan betapa bersyukurnya ayah memilikimu…

Entah hal baik apa yang pernah ayah perbuat, sehingga Allah berkenan mengirimkan bunda untuk mendampingi ayah…
Lagi

Ayah Temanku Berkata

2 Komentar

Seorang anak bertanya kepada ayahnya, kira-kira seperti ini percakapan mereka.

“Ayah….
Ayah temanku membiarkan nyamuk menggigit tangannya
sampai kenyang agar nyamuk itu tidak menggigit anaknya. Apakah Ayah juga akan melakukan hal
yang sama?”.
Lagi

Older Entries

%d blogger menyukai ini: